today is the first day school after 2 weeks holiday. and it is not good.
well, I promise my self not to post another junk. but it’s all about junk around here.
okay, hari ini saya baru bangun pukul 7 kurang. jelas kalo mau berangkat jam pertama pasti terlambat. yaudah saya masuk jam kedua. hari ini sangat ga enak sekali. dari rapot saya yang sampe sekarang belum diambil, get my period (and you know saya ‘tembus’ di hari pertama sekolah and it’s suck), ditagih duit seragam foranza, bangun kesiangan, ada pelajaran penuh 10 jam (yang saya pikir tadinya kosong seminggu karena ada acara lustrum sekolah). dan ini semua karna sekolah yang sudah kembali aktif! dammit.
hari ini, sambil berinternet saya menikmati acara tv, penuh dengan kepiluan, entah media yang membesar besarkan atau memang begitu keadaannya. tersebut seorang anak lelaki usia sekolah dasar menangisi kematian ibunya dan ayahnya yang dipenjara. sang ibu mati karena ayahnya, sang ayah dipenjara karena kematian ibunya. tau kenapa? sang ayah dituduh lalai dalam mengemudi motor, sehingga ibunya jatuh dan terlindas mobil di belakangnya. sungguh saya tidak mengerti perasaan bocah itu. sekarang si bocah tinggal bersama neneknya yang tidak berpenghasilan, mereka harus mengandalkan bantuan tetangga untuk tetap hidup. what the.. kehidupan macam apa. tentu saja hal itu harus dialami sang bocah selama ayah nya masih ditahan di sel penjara yang tentunya bukan waktu yang singkat. ada ada saja kejadian di dunia ini, yang jangan sampailah saya mengalami hal buruk semacam berita di televisi.
sementara itu melihat diri saya dengan segal keluhan, melihat teman teman saya dengan segala hura hura, melihat pejabat negara yang sibuk dengan kepentingannya sendiri.
oke, masing masing orang memang mempunyai masalah sendiri. berat tidak nya tergantung bagaimana orang itu menyikapi.
besok saya harus kembali sekolah, membayar uang seragam foranza, still get my period, mungkin tetap bangun kesiangan (yang mana besok pelajaran pertama adalah PAK AGUS = wali kelas yang super bad mood maker), dan yang lain dan tak bukan, pelajaran hingga jam ke 10 dalam keadaan moving class. aaaaaaaah, itu semua masalah saya dan sebongkah penderitaan. mungkin berbeda dari si bocah tadi, paling tidak kesamaannya adalah kami sama sama punya masalah.